TERBITSULTRA.ID, KONAWE – Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kery Saiful Konggoasa (KSK) kukuhkan Pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Sekolah Dasar (SD) Kecamatan se Kabupaten Konawe, dan Pengurus Forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (FK3S) SD Kabupaten Konawe periode 2022-2026.
Pengukuhan pengurus ini berdasarkan Surat Keputusan SK Bupati Konawe Nomor 105 tahun 2023 tentang pembentukan pengurus forum kelompok kerja kepala sekolah FK3S.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kab.Konawe, Suriyadi, Sekdis, Kabid Dikdas, PAUD, GTK, masing-masing kepala seksi, mewakili MKKS dan Kepala Sekolah SD se Kab.Konawe.
Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK), menyampaikan sambutannya, K3S SD kecamatan maupun forum K3S SD kabupaten adalah wadah semua berkumpulnya semua kepala SD yang bertujuan untuk membentuk suatu program agar bagaimana pendidikan dapat melangkah lebi maju.
“Olehnya itu dengan terbentuknya pengurus K3S SD kecamatan dan forum K3S Kab.Konawe dapat dan mampu menyelesaikan permasalahan sekolah dilingkup saudara berada, selain itu dapat mengatur guru dan tenaga pendidik agar dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik,” ungkap Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK), Kamis (23/2/2023).
Ditempat yang sama Kadis Dikbud Kab.Konawe Suriyadi menjelaskan, pengurus K3S yang dikukuhkan oleh Bupati Konawe ini terdiri dari 28 kecamatan tujuannya, sebagai wadah diskusi dan kegiatan pengembangan peningkatan kompetensi para KS dalam upaya meningkatkan manajemen mutu layanan pendidikan sesuai dengan sembilan standar Nasional pendidikan dan kompetensi lulusan peserta didik yang ada di kecamatan masing-masing.
Juga sebagai wadah untuk berdiskusi dalam rangka menyusun program kerja para kepala sekolah guna mensinkronkan dan menyelaraskan program pemerintah pusat ke daerah khususnya Kab.Konawe dalam hal ini Kemendikbudristek terkait program nasional bidang pendidikan.
“Forum ini memang sangat dibutuhkan karena pesertanya adalah para ketua K3S kecamatan tetapi kepengurusannya terdiri dari lima koordinator masing-masing zona, yakni Sampara raya, Wawotobi, Unaaha, Lambuya dan Padangguni,” ujar Suriyadi.
Ketua PGRi ini menambahkan, Saat ini forum harus segera action karena banyak program pusat yang harus dilaksanakan seperti pelaksanaan ujian sekolah berbasis komputer (USBK), percepatan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) yang akan segera diterapkan pada tahun ajaran 2023/2024 tahun ini termasuk Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
“Diharapkan forum ini senantiasa pro aktif dan bersinergi dengan Pemkab Konawe dan seluruh komunitas belajar yang ada seperti Google Master Trainer, guru penggerak, Komunitas rumah belajar Kemendikbudristek, pengajar praktek, belajar ID dan sebagainya, juga terwujudnya visi dan misi Bupati Konawe dalam bidang pendidikan,” tutupnya. (RD)
























