Konawe, Terbutsultra.id – Sebanyak 100 guru SMP di Kabupaten Konawe mengikuti Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 18-19 November 2025, di Aula Hotel Al-Gishan 02, Kelurahan Lasada, Kecamatan Unaaha.

Setiap sekolah mengirim dua guru sebagai wakil dalam pelatihan ini. Kepala Bidang GTK, Asran Lasahari, S.Pd, MM, menyambut para peserta dengan menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru seiring pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Kemampuan menguasai koding dan AI akan membantu kita menyiapkan siswa menghadapi era digital,” kata Asran dalam sambutannya.
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman, antara lain Yono, S.Pd, M.Pd, Kepala Seksi Kompetensi dan Pengembangan Karir Bidang GTK, serta Riskawati, S.Pd, M.Pd dan Aricia Pristianti, S.Pd, M.Si dari Komunitas Guru Penggerak Sulawesi Tenggara. Kedua narasumber juga berperan sebagai fasilitator Koding Kabupaten Konawe bersertifikasi nasional.
Dalam pelatihan, para guru tidak hanya mendapat teori, tetapi juga praktik langsung dalam koding dan pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk pembelajaran. Menurut Yono, kegiatan ini menjadi jawaban bagi tantangan pendidikan modern.
“Pembelajaran koding penting agar guru dan siswa mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat,” ujarnya.
Dengan pelatihan ini, pemerintah daerah melalui Dikbud Konawe berharap guru SMP di Konawe dapat menjadi penggerak transformasi digital di sekolah, sekaligus menyiapkan generasi muda menghadapi dunia yang semakin canggih dan berbasis teknologi.
Laporan : Redaksi





















