Konawe, Terbitsultra.id – Pemerintah Kabupaten Konawe menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus Hari Guru Nasional 2025 di halaman Kantor Bupati Konawe, Selasa. Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung Bupati Konawe, Yusran Akbar, ST.
Mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, peringatan tahun ini menjadi momentum apresiasi terhadap peran guru dalam peningkatan kualitas pendidikan di Konawe. Dalam amanatnya, Bupati Yusran membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menyoroti berbagai program pemerintah untuk memperkuat kompetensi, kualifikasi, dan kesejahteraan guru.
Pada 2025, pemerintah mengalokasikan beasiswa Rp3 juta per semester melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau untuk 12.500 guru yang belum bergelar D.IV/S1. Pemerintah juga menyiapkan pelatihan PPG, peningkatan kompetensi BK, deep learning, kecerdasan artifisial, hingga kepemimpinan sekolah.
Dari sisi kesejahteraan, guru non-ASN menerima tunjangan sertifikasi Rp2 juta per bulan, guru ASN mendapat tunjangan satu kali gaji pokok, dan guru honorer memperoleh insentif Rp300 ribu per bulan. Semua insentif ditransfer langsung ke rekening guru.
Meski demikian, pemerintah mengakui kebijakan tersebut belum sepenuhnya memenuhi harapan. Pada 2026, pemerintah akan memperluas beasiswa untuk 150.000 guru, menaikkan insentif honorer menjadi Rp400 ribu, mengurangi beban administratif, menghapus kewajiban mengajar 24 jam, serta menetapkan satu hari khusus bagi guru untuk belajar dan merencanakan pembelajaran.
Menteri juga menyinggung beratnya tantangan guru di era digital, termasuk permasalahan moral, kecanduan gawai, judi online, hingga tekanan ekonomi keluarga. Untuk memperkuat perlindungan guru, telah diteken nota kesepahaman dengan Kepolisian RI terkait restorative justice bagi kasus guru dalam konteks tugas pendidikan.
“Guru adalah agen pembelajaran sekaligus pembentuk peradaban. Di tangan guru, nalar kritis dan akhlak murid ditempa,” demikian amanat Menteri.
Ia juga mengingatkan lima pesan Presiden Prabowo Subianto kepada siswa: belajar yang baik, mencintai orang tua, menghormati guru, rukun dengan teman, dan mencintai tanah air.
Upacara ini dihadiri jajaran Forkopimda, kepala sekolah, pengurus PGRI, dan ratusan guru dari berbagai kecamatan. Peringatan ditutup dengan penyerahan penghargaan guru berprestasi dan penampilan siswa.
Pemerintah daerah berharap momentum ini menjadi penguat semangat para pendidik untuk mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Konawe.





















