TERBITSULTRA.ID, KONAWE – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali menjadi sorotan publik, pasalnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kec.Wonggeduku diduga suguhkan makan yang tidak layak atau berulat di SDN Negeri Wawoone yang terletak di Desa Wukusao, Kec.Wonggeduku, Kab.Konawe.
Hal ini terungkap disaat kepala sekolah SD tersebut memvidiokan makanan MBG nasi kuning yang disuguhkan untuk para siswa terdapat ulat kecil dipinggir ompreng. Didalam vidio tersebut ia mengatakan ada ule ule (ulat) dipinggir ompreng (piring) makanan nasi kuning yang disiapkan SPPG Kec.Wonggeduku.
“Berjalan jalan oule (ulat), itu hee putih-putih diatas dan didalam lagi berjalan jalan,” ungkap Rasniati, Selasa (1/10/2025), Sambil memvidio makanan yang disuguhkan untuk para siswa.
Kepala Dapur SPPG Kec.Wonggeduku saat dikonfirmasi Ripda Karnia membernarkan bahwa salah satu omprengan dari 3.000 lebih yang dibagikan, untuk SDN Wawoone ada satu omprengan terdapat ulat kecil.
Menindaklanjuti kejadian itu, setelah melihat postingan disalah satu akun FB pihaknya bergegas menuju sekolah SDN Wawoone guna mengklarifikasi bersama Kepala Sekolah.
Iapun mengakui bahwa kejadian tersebut adalah kelalaian dari pengelola SPPG Kec.Wonggeduku, dikatakan pada saat pengantaran MBG, lalat lolos masuk di dalam mobil pengantaran dan memilih bertelur di salah satu omprengan sehingga menjadi ulat. Ulat kecil itulah yang terdapat di salah satu omprengan SDN Wawoone.
“Kami juga sudah klirkan masalahnya bersama kepala sekolah, kami juga sudah minta maaf, omprengan yang berulatpun sudah diganti dengan yang baru baru,” ungkapnya.
Laporan : Redaksi





















