TerbitSultra.id_KONAWE – Manpaat penggunaan Dana Desa (DD) di tahun 2021 tidak hanya membantu meningkatkan pembangunan, namum membantu meringankan kebutuhan warga setempat, seperti yang terjadi di Desa Puumbinisi, Kec.Pondidaha, Kab.Konawe, Sultra.

Untuk perencanaaan kegiatan disepakati melalui Musyawarah Desa (Musdes) saat Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDS), yang dilaksanakan tahun 2020 lalu.
“Alhamdulillah tahun 2021 ini, kegiatan bedah rumah telah dimulai. Bahkan diperkirakan sudah hampir rampung,” kata Kepala Desa (Kades) Puumbinisi Bahnur Lambu, yang ditemui di lokasi bedah rumah, Jumat (4/6/2021).
Dikatakannya, dalam pengelolaan DD tahun 2021 banyak kegiatan fisik yang perlu dilakukan, namun kegiatan bedah rumah itulah yang sangat diinginkan oleh warga, juga paling tinggi retingnya pada saat pembahasan RKPDS.
“Sebenarnya di Musdes kami kemarin ada sekitar 10 warga yang kami sudah data untuk penerima RTLH. Tapi karena tahun ini masih fokus penanganan Covid, maka hanya 3 rumah saja yang terencana yakni 2 rumah di dusun 1 dan 1 rumah di dusun 2, tahun sebelumnya juga sudah ada yang selesai terlebi dahulu,” jelas Bahnur.
Adapun spesifikasi atau ukuran rumah tersebut, Bahnur menyebutkan ukuran luas rumah 5×7 persegi meter, dengan kategori permanen. Untuk estimasi anggaran per yunit rumah diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah dari DD tahap pertama.
“Dari kami hanya membangun dinding, Lantai, atap, serta perabotnya seperti Koseng Jendela, Daun Pintu, peralatan perkakas atap atau yang dikenal dengan sebutan gording, dan peralatan lainya seperti besi,” sebutnya.
Sedangkan untuk pembangunan pondasinya, Lelaki paruh baya itu memaparkan jika itu sudah menjadi tanggungan dari pemilik rumah tersebut. Dimana pondasi itu sudah lama mereka buat dimasa-masa sebelumnya.
“Saat ini progresnya sudah mencapai 75 persen. Kalau tidak salah sudah diposisi pemasangan slop atas,” paparnya.
Selanjutnya, anggaran Dana Desa di tahap pertama ini, lanjut Banhur lagi, selain bedah rumah, pendataan SDGs pun juga telah rampung belum lama ini. Tim pendataan SDGs yang berjumlah puluhan itu, berhasil menyelesaikan dengan tepat waktu.
Menyusul penangan Covid-19 yang masih diprioritaskan tahun ini. Pemdes Puumbinisi, didampingi Bhabinkamtibmas, Babinsa Pondidaha, pendamping desa, bersama-sama melakukan penyemprotan di tempat-tempat umum.
“Selain penyemprotan, kami juga menyiapkan alat cuci tangan di rumah-rumah warga. Pendirian posko covid-19 dan masih banyak lagi,” tuturnya.
Sementara itu penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), kata dia, telah disalurkan kepada 31 KPM yang tersebar di Desa Puumbinisi.
“Untuk kategori penerima, kami lebih prioritaskan yang Kepaka Keluarga baru, dan khususnya para lansia yang tergolong tidak mampu,” tukasnya.
Laporan : Ridwan

























