• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Monday, June 15, 2026
Berita Terkini & Terupdate Sulawesi Tenggara
  • Home
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Tokoh
  • Hukrim
  • Politik
  • Warta Desa
  • Terupdate
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Tokoh
  • Hukrim
  • Politik
  • Warta Desa
  • Terupdate
No Result
View All Result
Berita Terkini & Terupdate Sulawesi Tenggara
No Result
View All Result

Opini: “Mewujudkan Lingkungan Pendidikan yang Aman dan Bebas dari Bullying: Upaya Kolektif dalam Membangun Kultur Sekolah yang Berkeadaban”

Admin by Admin
November 24, 2025
0
Opini: “Mewujudkan Lingkungan Pendidikan yang Aman dan Bebas dari Bullying: Upaya Kolektif dalam Membangun Kultur Sekolah yang Berkeadaban”

Wardah Savira Sarli (Ketua Hima Konawe Bidang Pendidikan dan Kesehatan)

0
SHARES
12
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Konawe, Terbitsultra.id – Bullying merupakan salah satu bentuk kekerasan yang paling sering terjadi di lingkungan pendidikan dan menjadi ancaman serius terhadap tumbuh kembang peserta didik. Fenomena ini tidak hanya menimbulkan luka fisik, tetapi juga meninggalkan dampak psikologis jangka panjang, seperti trauma, kecemasan, penurunan motivasi belajar, hingga krisis kepercayaan diri. Dalam konteks pembangunan sumber daya manusia, bullying jelas merupakan hambatan besar bagi terciptanya ekosistem pendidikan yang bermartabat dan inklusif.

Secara konseptual, bullying didefinisikan sebagai tindakan agresif berulang yang dilakukan untuk mendominasi, menyakiti, atau merendahkan individu lain. Bentuknya dapat berupa kekerasan fisik, verbal, sosial, hingga digital. Keberagaman bentuk ini menuntut pendekatan penanganan yang tidak hanya berfokus pada pelaku dan korban, tetapi juga pada struktur sosial yang memungkinkan perilaku tersebut berkembang.

Lingkungan pendidikan seharusnya menjadi ruang aman bagi peserta didik untuk tumbuh, berekspresi, dan mengembangkan potensi diri. Namun, dalam banyak kasus, sekolah justru menjadi arena terjadinya intimidasi akibat lemahnya pengawasan, perilaku reaktif, hingga kurangnya literasi emosional dan empati. Fenomena normalisasi “canda yang berlebihan”, “senioritas”, atau “uji mental” juga berkontribusi pada langgengnya budaya kekerasan yang dianggap wajar.

Di sinilah pendidikan karakter, pembiasaan disiplin positif, serta penguatan nilai-nilai moral menjadi penting. Sekolah harus membangun kultur yang menolak segala bentuk kekerasan dan memberikan ruang bagi setiap individu untuk dihargai tanpa memandang latar belakang sosial, kemampuan akademik, atau identitas personal.

BacaJuga

Solar Subsidi Rp 6.800, Petani Konawe Membeli Rp 14 Ribu per Liter: Siapa yang Menikmati Subsidi?

Polres Konawe Ungkap Curanmor dan 11 Kasus Pekat Anoa 2026, Korban Terima Kembali Kendaraan

Upaya menciptakan lingkungan bebas bullying merupakan tanggung jawab kolektif. Guru, sebagai figur edukatif dan moral, memainkan peran strategis dalam pencegahan dan penanganan kasus bullying. Penguatan kompetensi pedagogis dan emosional guru harus mendapat perhatian khusus, termasuk kemampuan mendeteksi tanda-tanda dini korban atau pelaku bullying.

Sekolah harus menerapkan sistem pelaporan yang aman, prosedur penanganan yang jelas, serta kurikulum pembinaan karakter yang efektif. Sementara itu, orang tua memegang peran fundamental dalam membangun fondasi kepribadian anak melalui pola asuh yang sehat, komunikasi yang terbuka, serta keteladanan dalam sikap dan perilaku.

Ketiga unsur ini guru, sekolah, dan orang tua harus bergerak dalam harmoni untuk membangun ekosistem pendidikan yang saling menjaga.

Kebijakan regulatif terkait perlindungan peserta didik dari kekerasan sebenarnya telah tersedia. Namun tantangan utama terletak pada implementasi yang masih lemah. Sekolah sering kali kesulitan dalam menegakkan aturan karena budaya diam, rasa takut melapor, atau kurangnya sumber daya pendukung.

Pendekatan yang berkeadaban harus menempatkan seluruh proses dalam bingkai humanisme, empati, dan penghargaan terhadap martabat manusia.

Mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari bullying bukanlah tugas yang dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Ia membutuhkan kolaborasi, kepekaan, serta keberanian untuk menciptakan perubahan budaya di lingkungan pendidikan. Upaya ini tidak hanya penting untuk melindungi peserta didik, tetapi juga untuk memastikan bahwa sekolah tetap menjadi ruang yang memanusiakan, bukan menakutkan.

Dengan komitmen kolektif serta kebijakan yang tegas dan berkeadaban, budaya bullying dapat ditekan dan digantikan oleh kultur yang lebih sehat: kultur yang berlandaskan empati, saling menghormati, dan menjunjung tinggi martabat setiap insan pendidikan.

Oleh: Wardah Savira Sarli
(Ketua Hima Konawe Bidang Pendidikan dan Kesehatan).

Tags: Bebas Dari BullyingUpaya Kolektif dalam Membangun Kultur Sekolah yang BerkeadabanWujudkan Lingkungan Pendidikan yang Aman
Previous Post

Diskominfo Konawe Terima Studi Banding DPRD Kendari, Bahas Keterbukaan Informasi hingga SPBE

Next Post

Bupati Konawe Luncurkan Aplikasi SIMANIS dan SYAHDU untuk Perkuat Layanan PKK dan Posyandu

Related Posts

Solar Subsidi Rp 6.800, Petani Konawe Membeli Rp 14 Ribu per Liter: Siapa yang Menikmati Subsidi?
Daerah

Solar Subsidi Rp 6.800, Petani Konawe Membeli Rp 14 Ribu per Liter: Siapa yang Menikmati Subsidi?

by Admin
June 12, 2026
0

TERBITSULTRA.ID, KONAWE — Menjelang musim tanam kedua 2026, para petani di Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, kembali menghadapi persoalan yang berulang:...

Read moreDetails
Polres Konawe Ungkap Curanmor dan 11 Kasus Pekat Anoa 2026, Korban Terima Kembali Kendaraan

Polres Konawe Ungkap Curanmor dan 11 Kasus Pekat Anoa 2026, Korban Terima Kembali Kendaraan

June 10, 2026
Polres Konawe Amankan 420 Tabung LPG Subsidi Diduga Akan Dibawa ke Morowali

Polres Konawe Amankan 420 Tabung LPG Subsidi Diduga Akan Dibawa ke Morowali

June 9, 2026
Petani di Konawe Ditemukan Meninggal Setelah Empat Hari Hilang Saat Mencari Daun Sagu

Petani di Konawe Ditemukan Meninggal Setelah Empat Hari Hilang Saat Mencari Daun Sagu

June 8, 2026
Sengketa Lahan Transmigrasi Olo Onua Kembali Mengemuka, FRK Desak Rekomendasi DPRD Segera Dieksekusi

Sengketa Lahan Transmigrasi Olo Onua Kembali Mengemuka, FRK Desak Rekomendasi DPRD Segera Dieksekusi

June 8, 2026
Next Post
Bupati Konawe Luncurkan Aplikasi SIMANIS dan SYAHDU untuk Perkuat Layanan PKK dan Posyandu

Bupati Konawe Luncurkan Aplikasi SIMANIS dan SYAHDU untuk Perkuat Layanan PKK dan Posyandu

BERITA TERKINI

Solar Subsidi Rp 6.800, Petani Konawe Membeli Rp 14 Ribu per Liter: Siapa yang Menikmati Subsidi?

Solar Subsidi Rp 6.800, Petani Konawe Membeli Rp 14 Ribu per Liter: Siapa yang Menikmati Subsidi?

June 12, 2026
Polres Konawe Ungkap Curanmor dan 11 Kasus Pekat Anoa 2026, Korban Terima Kembali Kendaraan

Polres Konawe Ungkap Curanmor dan 11 Kasus Pekat Anoa 2026, Korban Terima Kembali Kendaraan

June 10, 2026
Polres Konawe Amankan 420 Tabung LPG Subsidi Diduga Akan Dibawa ke Morowali

Polres Konawe Amankan 420 Tabung LPG Subsidi Diduga Akan Dibawa ke Morowali

June 9, 2026
Petani di Konawe Ditemukan Meninggal Setelah Empat Hari Hilang Saat Mencari Daun Sagu

Petani di Konawe Ditemukan Meninggal Setelah Empat Hari Hilang Saat Mencari Daun Sagu

June 8, 2026
Sengketa Lahan Transmigrasi Olo Onua Kembali Mengemuka, FRK Desak Rekomendasi DPRD Segera Dieksekusi

Sengketa Lahan Transmigrasi Olo Onua Kembali Mengemuka, FRK Desak Rekomendasi DPRD Segera Dieksekusi

June 8, 2026
Pengda JMSI Sultra Temukan Kemiripan Logo dan Nama Organisasi, Somasi Segera Dilayangkan

Pengda JMSI Sultra Temukan Kemiripan Logo dan Nama Organisasi, Somasi Segera Dilayangkan

June 8, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mengetahui Lebih Dekat Biodata Kery Saiful Konggoasa

Mengetahui Lebih Dekat Biodata Kery Saiful Konggoasa

June 5, 2020
Diduga Tabrak Aturan Belasan ASN PPPK Nakes Konawe Pindah Tugas Gunakan Rekomendasi Titipan Kerja Sementara

Diduga Tabrak Aturan Belasan ASN PPPK Nakes Konawe Pindah Tugas Gunakan Rekomendasi Titipan Kerja Sementara

July 28, 2025
Tanpa Pungut Biaya Satlantas Polres Konawe Himbau Masyarakat Untuk Mengambil Kendaraannya

Tanpa Pungut Biaya Satlantas Polres Konawe Himbau Masyarakat Untuk Mengambil Kendaraannya

March 4, 2021
Warga Desa Lambangi Klarifikasi Postingan FB Soal Penculikan Anak, Ternyata tidak Benar

Warga Desa Lambangi Klarifikasi Postingan FB Soal Penculikan Anak, Ternyata tidak Benar

February 4, 2023
ASN P3K Nakes Belum Terima SK, Begini Tanggapan Kepala BKPSDM Konawe

ASN P3K Nakes Belum Terima SK, Begini Tanggapan Kepala BKPSDM Konawe

May 16, 2023
Sembunyi Sabu Dalam Dompet Pemuda Asal Wawotobi Diamankan Polisi

Sembunyi Sabu Dalam Dompet Pemuda Asal Wawotobi Diamankan Polisi

June 10, 2021
Now Is the Time to Think About Your Small-Business Success

Now Is the Time to Think About Your Small-Business Success

0
Now Is the Time to Think About Your Small-Business Success

Spring Fashion Show at the University of Michigan Has Started

0
Now Is the Time to Think About Your Small-Business Success

The Top 10 Tech Events that You Don’ Want to Miss this Summer

0
Now Is the Time to Think About Your Small-Business Success

Sneak Peak: Best Smart Home Gadgets & Features of 2020

0
Now Is the Time to Think About Your Small-Business Success

This New Breakthrough Phone Camera Company Has Arrived

0
Now Is the Time to Think About Your Small-Business Success

Discover the Most Magical Sunset in Santorini

0
Solar Subsidi Rp 6.800, Petani Konawe Membeli Rp 14 Ribu per Liter: Siapa yang Menikmati Subsidi?

Solar Subsidi Rp 6.800, Petani Konawe Membeli Rp 14 Ribu per Liter: Siapa yang Menikmati Subsidi?

June 12, 2026
Polres Konawe Ungkap Curanmor dan 11 Kasus Pekat Anoa 2026, Korban Terima Kembali Kendaraan

Polres Konawe Ungkap Curanmor dan 11 Kasus Pekat Anoa 2026, Korban Terima Kembali Kendaraan

June 10, 2026
Polres Konawe Amankan 420 Tabung LPG Subsidi Diduga Akan Dibawa ke Morowali

Polres Konawe Amankan 420 Tabung LPG Subsidi Diduga Akan Dibawa ke Morowali

June 9, 2026
Petani di Konawe Ditemukan Meninggal Setelah Empat Hari Hilang Saat Mencari Daun Sagu

Petani di Konawe Ditemukan Meninggal Setelah Empat Hari Hilang Saat Mencari Daun Sagu

June 8, 2026
Sengketa Lahan Transmigrasi Olo Onua Kembali Mengemuka, FRK Desak Rekomendasi DPRD Segera Dieksekusi

Sengketa Lahan Transmigrasi Olo Onua Kembali Mengemuka, FRK Desak Rekomendasi DPRD Segera Dieksekusi

June 8, 2026
Pengda JMSI Sultra Temukan Kemiripan Logo dan Nama Organisasi, Somasi Segera Dilayangkan

Pengda JMSI Sultra Temukan Kemiripan Logo dan Nama Organisasi, Somasi Segera Dilayangkan

June 8, 2026
Berita Terkini & Terupdate Sulawesi Tenggara

Indeks berita terbaru hari ini. Memuat berita Daerah, Ekonomi Bisnis, Kesehatan, Pendidikan, Budaya, Wisata, Kuliner, Opini, Tokoh, dll. Disajikan secara akurat dari sumber terpercaya

Ikuti Kami

Kategori Populer

  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Terupdate
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Warta Desa
  • Wisata

Berita Terbaru

Solar Subsidi Rp 6.800, Petani Konawe Membeli Rp 14 Ribu per Liter: Siapa yang Menikmati Subsidi?

Solar Subsidi Rp 6.800, Petani Konawe Membeli Rp 14 Ribu per Liter: Siapa yang Menikmati Subsidi?

June 12, 2026
Polres Konawe Ungkap Curanmor dan 11 Kasus Pekat Anoa 2026, Korban Terima Kembali Kendaraan

Polres Konawe Ungkap Curanmor dan 11 Kasus Pekat Anoa 2026, Korban Terima Kembali Kendaraan

June 10, 2026
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2020 Portal Berita www.TerbitSultra.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Tokoh
  • Hukrim
  • Politik
  • Warta Desa
  • Terupdate

Copyright © 2020 Portal Berita www.TerbitSultra.id