TERBITSULTRA.ID – KONAWE _ Plafon salah satu ruangan belajar SD Praja Taman Sari yang terletak di Desa Ahuawatu, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (6/6/2022), pagi hari sekitar pukul 06.00 wita ambruk. Beruntung ambruknya palfon tersebut tidak mengenai salah seorang siswa siswi proses belajar mengajar belum terlaksana sehingga tidak mengakibatkan korban jiwa.
Saat ditemui, Kepala Sekolah SD Praja Taman Sari Ati Sulastri,S.Pd menjelaskan, bangunan sebanyak tujuh ruangan belajar, paving block, perpustakaan, WC dan pagar keliling dikerjakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sultra pada tahun 2019.
Ia menceritakan, pagi hari sekitar pukul 06.00 wita saat dirinya berada di kantor tiba-tiba terdengar suarah gemuruh dari salah satu ruangan belajar, setelah di kroscek ternyata plafon ruangan belajar kelas 2B sudah ambruk secara keseluruhan.
“Untung belum ada anak skolah didalam karena baru jam enam pagi, coba sudah ada saya tidak tau mau bagaimana modelnya, seringmi kita dengar sisa plasteran batu diatas plafon sering jatuh tapi tidak curiga kalau mau sampai ambruk begini,” ungkapnya.
Lanjut Ati, dari beberapa ruangan kelas belajar yang dikerjakan oleh BPPW PUPR Sultra pada tahun 2019 belum lama ini plafonnya sudah terlihat tidak rata dan bergelembung, bahkan ada yang mulai retak terlihat di plafon teras belakang yang sudah ambruk satu persatu.
Karena kondisi plafon yang rawan pihaknya sudah memindahkan proses belajar mengajar siswa siswi kelas 1A ke ruangan guru sejak bulan Februari 2022, sebab ruangan yang sering digunakan kelas 1A sebagian plafonnya sudah mulai ambruk.
“Takutnya nanti sementara belajar baru dia jatuh, rungan lainnya juga sudah mulai bocor, makanya saya sudah kirimkan vidio plafon yang ambruk ke salah satu pegawai BPPW PUPR Sultra yang datang kesini (SD Praja Taman Sari) saat pekerjaan dimulai, mereka suruh bersihkan dulu ruangannya katanya mereka akan tinjau ulang,” jelasnya.
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kab.Konawe, Lalan Hendrawan mengatakan sudah mengetahui kejadian tersebut, kejadian ini bukan pertama kali namun kedua kali, pertama terjadi di SD 2 Amosilu, Kec.Besulutu, terjadi lagi di SD Praja Taman Sari.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPPW PUPR Sultra, agar di cek ulang semua bangunan yang pernah dikerjakan di wilayah Kab.Konawe, baik yang sudah ambruk atau yang belum takutnya terjadi hal yang serupa.
“Kami sudah menghimbau kepada kepala sekolah untuk tidak menggunakan ruangan yang dianggap rawan ambruk, takutnya nanti ada korban jiwa, kita berharap tidak terjadi lagi,” tutupnya.
Untuk diketahui pada tahun 2019 BPPW PUPR Sultra, mengerjakan tujuh ruangan kelas belajar, WC, Perpustakaan, paving block dan pagar keliling SD Praja Taman Sari, pada tahun 2021 mengerjakan tiga ruangan multi guna, Mushola dan perumahan dinas, untuk tiga ruangan multi guna belum diserahterimakan oleh kepala sekolah. Hanya kunci ruangan yang diberikan oleh pekerja.





















