TERBITSULTRA.ID – KONAWE
Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Bersama Kepolisian Resor (Polres) Konawe, menggelar apel siaga dalam rangka penanganan bencana alam di Kabupaten Konawe, Rabu (3/8/2022). Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman kantor Polres Konawe.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kab.Konawe Ferdinand Sapan, saat memimpin Apel siaga bencana mengatakan, sebagai kabupaten yang berada di daerah rawan bencana, baik bencana yang disebabkan oleh faktor alam, non alam dan juga oleh ulah manusia, harus berjaga jaga dan menyiapkan segala sesuatunya apa lagi kondisi cuaca mulai tidak bersahabat.
“Saat ini masih terlintas di benak kita terjadinya bencana alam di kab.konawe berupa bencana banjir yang terjadi pada awal bulan juni tahun 2019 yang berakibat terendamnya 25 kecamatan, 143 desa dan 28 kelurahan serta terputusnya jalur transportasi darat di beberapa kecamatan,” ungkapnya saat sambutan di apel siaga bencana di Polres Konawe.
Ia mengakui pihaknya masih menemui beberapa kelemahan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana utamanya dalam sistem koordinasi antar instansi yang berperan dalam penanganan dan penanggulangan. Sehingga melalui apel siaga ini diharapkan agar semua sektor dan instansi mampu untuk dapat mengidentifikasi, menganalisa dan mengambil tindakan pencegahan serta mitigasi bencana.

“Sehingga dapat mengurangi tingkat risiko terjadinya korban jiwa maupun kerugian materiil yang pada akhirnya diharapkan akan terwujud upaya penanggulangan bencana di konawe yang komprehensif, multi sektor, terpadu dan terkoordinasi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, instansi samping, unsur aparat keamanan dan stake holder yang ada di kewilayahan,” ungkapnya.
Ferdi Juga mengungkapkan, belajar dari pengalaman menghadapi berbagai kejadian bencana di Konawe seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kebakaran hutan dan lahan serta wabah penyakit (covid-19) yang membutuhkan penanganan dengan cepat dan tanggap. Untuk itu ia mengharapkan semua instansi mampu untuk dilaksanakan secara terencana dan terintegrasi, sehingga pengelolaan bencana dapat dilaksanakan secara terpadu dan menyeluruh serta terasa maksimal di masyarakat.
Jendral ASN Konawe itu juga mengungkapkan, dalam penanggulangan bencana juga perlu dipahami filosofi dari penanggulangan bencana yaitu pengurangan risiko atau dampak yang berupaya untuk menjauhkan rakyat dari bencana, menjauhkan bencana dari rakyat dan hidup berdampingan secara harmonis dengan bencana.

“Dalam kesempatan ini, saya juga mengajak kepada hadirin dan seluruh personel peserta apel siaga sekalian, untuk selalu mencermati perkembangan lingkungan yang terjadi, khususnya menyangkut permasalahan yang seringkali menjadi penyebab atau awal terjadinya suatu bencana yang tidak jarang diawali karena ulah manusia seperti membuka lahan/perkebunan dengan cara membakar hutan alang-alang, penebangan kayu secara liar,” jelasnya.
Ia juga menekankan agar disadari bersama bahwa tantangan tugas ke kedepan akan semakin kompleks, sehingga optimalisasi kinerja dan kesiapan operasional dalam menghadapi gangguan kamtibmas khususnya terkait penanganan dan penanggulangan bencana alam adalah merupakan hal yang mutlak diperlukan.
“Dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, diharapkan polri, tni bersama unsur terkait lainnya mampu bertindak secara cepat, tepat, arif, proporsional, profesional dan prosedural serta senantiasa mengacu kepada standart operation procedure (sop) yang telah ditentukan,” kata Sekda Konawe
Sekda Konawe juga menegaskan kepada seluruh unsur yang ada, untuk bersama-sama mengingatkan dan memberikan penyuluhan, himbauan serta penerangan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan masing-masing sepaga langkah aktif untuk ikut berperan dalam mencegah terjadinya bencana alam.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi, Kajari Konawe Dr. Musafir, Pabung 1417 Kdi Letkol Inf. Anton, Waka Polres Konawe KOMPOL Alwi, Kadis Perhubungan Kab. Konawe Drs. Mulyaddin, Kasatpol PP Kab. Konawe Nasruddin, SH, Para OPD Lingkup Kab. Konawe, Para Kabag, Kasat, Kapolsek, serta perwira Polres Konawe.
Laporan : Rido





















