TERBITSULTRA.ID, KONAWE – Sore itu, Kamis, 26 Februari 2026, jarum jam menunjuk pukul 16.30 Wita. Lalu lintas di Jalan Poros Kelurahan Puuduria, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, masih ramai oleh kendaraan yang berlalu-lalang. Di tengah arus kendaraan yang bersiap menyambut waktu berbuka, sejumlah personel polisi dan ibu-ibu Bhayangkari berdiri di tepi jalan, menenteng kotak makanan dan gelas minuman.

PNPP Polsek Wonggeduku bersama Bhayangkari Ranting Wonggeduku membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Wonggeduku, IPTU Mustamin, S.H., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Ranting Wonggeduku, Ny. Erni Mustamin.
Satu per satu pengendara motor dan mobil menerima paket berbuka puasa. Senyum, sapa, dan ucapan terima kasih mewarnai pembagian 100 dos makanan siap saji dan 100 gelas minuman yang disiapkan untuk warga.
Bagi jajaran kepolisian, kegiatan ini bukan sekadar membagikan makanan. Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum untuk mempertegas kehadiran aparat di tengah masyarakat, bukan hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga kepedulian sosial.
Kapolsek Wonggeduku menyampaikan bahwa pembagian takjil merupakan bentuk empati kepada masyarakat, terutama para pengguna jalan yang tidak sempat berbuka puasa bersama keluarga di rumah.
“Kegiatan ini diharapkan mempererat silaturahmi antara polisi dan warga, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama bulan suci,” ujar Kapolsek Wonggeduku.
Hingga kegiatan berakhir pukul 17.30 Wita, situasi terpantau aman dan tertib. Arus lalu lintas tetap lancar, tanpa gangguan berarti.
Di ujung sore Ramadan itu, takjil mungkin hanya sebungkus makanan dan segelas minuman. Namun di tangan aparat dan Bhayangkari, ia menjelma menjadi simbol kedekatan bahwa polisi tak hanya hadir saat ada masalah, tetapi juga saat warga menanti waktu berbuka.





















